Home / DAERAH / OKU RAYA / OKU SELATAN / Mesti Harga Turun, Petani Kopi di OKU Selatan Tetap Panen

Mesti Harga Turun, Petani Kopi di OKU Selatan Tetap Panen

OKU Selatan, Pelita Sumsel – Para petani buah kopi,terutama di Kecamatan Buay Pemaca, sejak satu pekan terakhir telah mulai melaksanakan panen buah kopi dikebun milik mereka.

Meski harga buah kopi saat ini harganya termasuk turun akibat dari dampak terjadinya pendemi covid 19, namun tidak mengurangi semangat para petani kopi yang ada di daerah kecamatan Buay Pemaca,untuk memanen buah kopi milik mereka.

“Saat ini sudah termasuk musim panen raya kopi mas, meski baru mulai,”ujar Parmin, Petani kopi di dusun Tendikat, Desa Tanjung Durian Kecamatan Buay Pemaca saat dibincangi Pelita Sumsel,Kamis (21/5).

Dijelaskan  Parmin, harga Buah kopi saat ini termasuk turun, dari harga Rp 18 serta 17 Ribu, untuk saat ini dihargai Rp 16 Ribu, itupun jika kopi  bagus serta kering, Soal penyebab turunnya harga buah kopi sekarang ini Parmin mengaku petani tidak terlalu paham,

“Yang jelas harga buah kopi saat ini turun, mungkin karena corona Saat ini mas,”ucap petani kopi tersebut.

Sementara, Anton, Pengusaha muda sekaligus pembeli buah kopi di kecamatan Buay Pemaca mengatakan, turunnya harga buah kopi saat ini, akibat dampak terjadinya wabah virus corona yang melanda dunia

“Menyebabkan para penampung buah kopi yang ada di Kota teluk Bandar Lampung menurunkan harga pembelian.Pungkasnya.DK

Bagikan Ini Di :