Home / NEWS / HUKRIM / Pemuda Pancasila Blokir Akses Perumahan Citraland Ciputra

Pemuda Pancasila Blokir Akses Perumahan Citraland Ciputra

Palembang, Pelita Sumsel – 

Ratuasan ormas Pemuda Pancasila memblokade akses jalan belakang Komplek Citraland Ciputra, Jalan Yusuf Singadekane Kecamatan Kertapati Palembang. Pasalnya, pihak managemant perumahan elite tesebut, belum memenuhi tanggung jawabnya menganti rugi lahan milik warga sebanyak delapan kapling, sementara aktifitas pembangunan masih terus dilakukan.

“Kami merasa terpanggil atas kejadian ini. Karena tanah ini milik masyarakat sepenuhnya dan mereka, mereka tidak bertanggung jawab. Maka, kami siap mendukung masyarakat disini untuk mendapatkan haknya. Jika pihak Citraland belum juga menyelesaikan masalah ini, kami akan terus menambah anggota untuk tetap berjaga di akses jalan ini. Tidak boleh beraktifitas sebelum ada penyelesaian dari pihak perumahan Citraland,” ujar Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Kertapati.

Lahan yang luasnya 8 Hektar, dengan kepemilikan empat orang, atasnama Drs Ir Mawardi, Disa Adi Putra, Herman HS dan Drs Yunus sudah menyerahkan proses penanganannya baik hukum ataupun ganti rugi dengan Kantor RBY dan Partners, berlokasi di Jalan Irigasi Ruko No 2B RT 53 RW 15 Kelurahan Srijaya Kecamatan Alang Alang Lebar.

“Sebelumnya kami sudah melakukan somasi kepada pihak Perumahan Citraland, namun tidak ditanggapi. Oleh karena itu, kami memasang pagar di atas lahan milik klien kami ini, seluas masing-masing dua hektar, empat kapling, total delapan hektar,” papar Muhammad Yani didampingi Rozali Nur Muhammad SH, saat diwawancarai sejumlah wartawan dilokasi kejadian.

Dikatakan Yani, bukan tidak ada sebab pihaknya melakukan pemagaran di akses jalan ini.

“Dasar pemilikan ini surat pengakuan hak Tahun 1980, sudah diregister dan diketahui Lurah, Camat berbentuk surat pengakuan Hak Camat Kertapati. Klien kami merasa dirugikan, karena pihak devlover sampai sekarang tidak memberikan gantirugi, sementara surat yang klien kami miliki jelas dan terdaftar,” tegasnya.

Dilokasi yang sama sopir pengangkut material pembangunan Perumahan Citraland, Ade mengaku tidak mengetahui kalau ada permasalahan seperti ini.

“Saya baru kali ini mengantarkan bahan material perumahan ini pak. Saya tidak tahu kalau ada permasalahan disini. Saat masuk jalan ini biasa saja, ketika hendak keluar, kami dihadang beberapa orang,” jelasnya. (sel)

Advertisement
Bagikan Ini Di :