Kemegahan Midang Bebuke dan Serunya Cakat Stempel

waktu baca 1 menit
Minggu, 6 Apr 2025 09:46 0 2 Redaktur Romadon

 

 

OKI, Pelita Sumsel-Dihari ke 3 dan 4 lebaran, Puluhan pasangan pengantin berbusana adat menyusuri Sungai Komering, diiringi lantunan musik Tanjidor. Arak-arakan megah ini berakhir di halaman Pantai Love, Kelurahan Sida Kersa, Kayuagung.

Midang Bebuke merupakan tradisi khas yang digelar setiap Idulfitri. Bukan sekadar perayaan, acara ini jadi ajang perkenalan kekayaan budaya suku Kayuagung, dari busana pernikahan hingga pakaian tradisional. Sejarahnya tradisi ini sudah ada sejak abad ke-17.

Selain Midang Bebuke, lebaran kali ini juga dimeriahkan dengan lomba Cang Incang. Cang Incang merupakan seni sastra tutur warisan leluhur.

Perlombaan ini menarik minat generasi muda, terutama Gen Z, untuk tetap mengenal dan mencintai budaya daerahnya meski hidup di era chat GPT Ghibly

Sementara di Sungai Komering, puluhan speedboat hilir mudik mengangkut penumpang. Keseruan ini disebut dengan ‘Cakat Stempel.

Tradisi “cakat stempel” jadi hiburan favorit warga Kayuagung sejak puluhan tahun lalu dan selalu dinanti setiap Lebaran tiba.

Sensasinya saat speedboat yang melaju dengan kecepatan tinggi, sementara air menyiram penumpang. Dari sini lahirlah slogan, “dak basah, dak lebaran”.

Lebaran memang selalu dinanti, momen kumpul keluarga, rayakan kemenangan di kampung halaman yang selalu di hati.(bibahandi)

LAINNYA