Marak Hoaks dan Ujaran Kebencian, PWNU Sumsel Deklarasi Pemilu Damai

waktu baca 2 menit
Sabtu, 16 Feb 2019 22:07 0 237 Admin Pelita

Gelumbang, Muara Enim, Pelita Sumsel – Menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang, dunia media sosial hari ini sarat akan hoaks dan ujaran kebencian. Hal itu menjadi keprihatinan bersama masyarakat. Akibatnya, banyak masyarakat menjadi korban dari praktik kampanye negatif tersebut.

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se – Sumsel meneguhkan komitmen untuk melawan upaya perusakan demokrasi bangsa itu. Komitmen itu disampaikan melalui deklarasi bersama saat acara Silahturahmi Rois Am PBNU KH. MIFTAHUL AKHYAR dengan PWNU dan PCNU Se – Sumatera Selatan di Pondok Pesantren Al Falah Putak Gelumbang, Muara Enim, Sabtu (16/2) siang.

Deklarasi itu dipimpin oleh Ketua Rois Am PBNU KH. MIFTAHUL AKHYAR dan diikuti oleh seluruh pengurus PWNU dan PCNU Se-Sumsel. Berikut deklarasinya:

“Kami Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama Se- Sumatera Selatan bersama Ulama, Kiyai dan Pengasuh Pondok Pesantren Se – Sumatera Selatan dengan ini menyatakan Mendukung Terwujudnya Pileg dan Pilres Tahun 2019 yang aman damai dan Kondusif di Provinsi Sumatera Selatan, serta menolak segala bentuk berita Bohong (Hoax), Ujaran Kebencian (hate Speech) seta Provokasi dan Intimidasi dalam pelaksanaan pemilu”.

Kegiatan deklarasi ini disaksikan langsung oleh Ketua PWNU Sumsel Bpk. Heri Chandra, S.Kom, Ketua Pengurus Harian Tandfidziah PBNU Bpk. DR. H. EMAN SURYAMAN, Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Harian Tandfidziah PBNU Bpk. SULTONUL HUDA, M.Si. (YF)

LAINNYA