Home / DAERAH / OGAN KOMERING ILIR / Pimred Pelita Sumsel Dinyatakan Berkompeten Tingkat Utama
Pimred Pelita Sumsel saat menyimak penjelasan penguji Susilastut soal penbuatan Tajuk pada media

Pimred Pelita Sumsel Dinyatakan Berkompeten Tingkat Utama

Kayuagung, Pelita Sumsel -Pimpinan Redaksi (Pimred) Media Online Peltasumsel.com, Firwanto M Isa, menjadi salah satu dari 12 Wartawan Berkompeten tingkat utama dalan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang di selenggarakan Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten OKI di ruang Bende Seguguk I kantor Bupati OKI dari tanggal Rabu-Kamis 26-27 Desember 2018.

” Total ada 26 peserta yang masing-masing dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu Muda, Madya, dan Utama. Alhamdulillah dari 26 peserta 22 diantarnya dinyatakan berkompeten, sementara tiga peserta dinyatakan belum kompeten dan satu orang peserta mengundurkan diri. Jadi kurang lebih 90 persen peserta dinyatakan berkompeten” ungkap Ketua Pelaksana Romi Maradona

Penguji Kelompok Pimred Pelitasumsel.com, Tim penguji UPN Veteran Yogyakarta Susilastuti, saat sesi terakhir ujian mengatakan bahwa dari hasil tahap UKW utama Firwanto M Isa secara keseluruhan berkompeten

“Setelah melalui tahapan UKW tingkat utama, anda (Firwanto M Isa) dinyatakan direkomensasikan kompeten,” ucapnya seraya berjabat tangan dengan Firwanto

Lebih lanjut, Susilastuti mengatakan bahwa pihaknya merekomendasikan kompenten ke Dewan Pers dan Dewan pers yang akan menyatakan secara sah berkompeten

“Anda bagi kami berkompeten, pesan saya anda harus tetap rendah diri,” pesan Sulastuti

Sementara itu Ketua Tim penguji UPN Veteran Yogyakarta, Agung Prabowo
mengungkapkan kenapa wartawan harus uji Kompetensi, karena wartawan yang telah disertifikasi dewan pers dapat melindungi wartawan tersebut hingga perkara dapat diselesaikan secara real.

“Namun seandainya ada suatu berita yang dibuat dan diterbitkan oleh perusahaan pers yang belum mendapat sertifikasi maka penggugat dapat menggugatnya secara hukum dan pihak kepolisian dapat menggunakan undang-undang kriminal dan ITE”, paparnya. (yf)

Advertisement
Bagikan Ini Di :