Gambar_Langit Gambar_Langit

Sekjen FUI Menjamin Damai 212, Menepis Berita Hoax

waktu baca 3 menit
Selasa, 21 Feb 2017 01:12 0 120 Admin Pelita

Jakarta, Pelita Sumsel – Jelang aksi 212 Jild II pagi ini, muncul berbagai kabar liar di jejaring media sosial dan pesan singkat. Forum Umat Islam (FUI) menepis kabar-kabar itu dan menyatakannya sebagai hoax.

Informasi bohong itu berisi soal dinamika aksi 212, Selasa (21/2/2016) ini, bahwa nantinya bakal ada langkah-langkah tertentu. Terdapat pula gambar hoax yang mencatut foto Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Semua itu dipastikan FUI, pemimpin aksi ini, sebagai hoax. Jadi tidak usah percaya dengan informasi itu. Berikut adalah informasi yang dipastikan FUI sebagai hoax.

 

Hoax : Poster Aksi 212 dengan Foto Panglima TNI

Beredar di media sosial, poster ajakan aksi 21 Februari 2017 alias aksi 212 Jilid 2 memuat foto Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Seolah-olah ada kesan Gatot Nurmantyo punya peran di aksi itu. Poster aksi 212 yang mencantumkan foto Gatot Nurmantyo itu hanya bohong belaka. Pimpinan aksi 212, yakni Forum Umat Islam (FUI), adalah pihak yang memastikan hal ini.

“Nggak ada. Itu hoax,” tegas Sekretaris Jenderal FUI, Muhammad Al Khaththath, kepada wartawan, Minggu (19/2/2017) lalu”Itu hoax beritanya. Itu hoax beritanya, tidak ada kita mengundang TNI,” tegas Ustaz Bernard Abdul Jabbar selaku koordinator aksi 212 Jilid II kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (20/2/2017) kemarin.

Selain Jenderal Gatot, poster itu juga menampilkan foto Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab, serta sejumlah ulama seperti Syekh Ali Jaber, Ustaz Arifin Ilham, KH Abdullah Gymnastiar, dan Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ustaz Bachtiar Nasir.

Adapun pihak TNI sendiri telah membantah ‘keterlibatan’ Jenderal Gatot dalam aksi tersebut. “Tidak benar dan berita bohong. Poster Aksi Damai Bela Islam 5, menampilkan gambar Panglima TNI adalah hoax,” ungkap Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto saat dikonfirmasi detikcom.

 

Hoax : Lempar Jumrah ke Gedung DPR

Forum Umat Islam (FUI) membantah kabar akan adanya aksi ‘lempar jumrah aqabah’ saat aksi 212 jilid II di DPR, Selasa, 21 Februari besok. FUI menegaskan kabar tersebut hoax alias bohong.

“Itu tidak benar kalau ada jamratul aqabah. Itu artinya berita itu hoax,” ujar Ustaz Bernard Abdul Jabbar, korlap aksi 212 jilid II, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (20/2/2017) kemarin.

Bernard menekankan aksi FUI besok adalah aksi damai. Dia juga menegaskan aksi tersebut tidak ada sangkut-pautnya dengan proses Pilkada DKI.

“Karena kita sampaikan tadi aksi ini aksi damai, sebenarnya tidak ada hubungannya dengan pemilukada. Karena yang hadir bukan hanya dari Jakarta saja, jadi tidak ada hubungannya dengan urusan pilkada,” katanya.

 

Hoax : Menginap dan Duduki Gedung DPR

Dia memastikan peserta aksi langsung membubarkan diri setelah aksi dan tidak akan ada aksi menginap di depan gedung DPR. Mereka akan membubarkan diri pukul 18.00 WIB petang nanti.

“Kita commited untuk menjaga ketertiban. Kalaupun sudah selesai, kita akan langsung pulang, tidak kemudian isu menginap dan sebagainya, itu hoax. Jangan diperkeruh lagi. Itu berita hoax semua,” tandasnya.

Bernard juga membantah berita-berita di media sosial bahwa akan ada aksi pendudukan gedung DPR/MPR dalam aksi besok. Menurutnya, hal itu hanya ulah pegiat media sosial saja.”Kami perlu untuk juga menerangkan bahwa viral-viral di media sosial yang mengatakan dan tersebar luas bahwa (akan ada) revolusi siap-siap perang, siap-siap DPR/MPR kemudian robohkan daripada pagar-pagar DPR itu tidak benar,” jelas Bernard yang juga pengurus di Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF).

 

sumber : detik.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA