OKU Selatan, Pelita Sumsel – Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan memiliki perhatian yang cukup besar terhadap kelestarian berbagai adat istiadat serta budaya yang terdapat di Bumi Serasan Seandanan.
Salah satu bentuk dukungan serta perhatian tersebut yaitu dibangunnya rumah adat yang telah berdiri cukup megah saat ini berada di sekitar Komplek perkantoran Pemkab jalan Serasan Seandanan.
Hasil dari tinjauan portal ini ke lokasi rumah adat yang telah dibangun oleh Pemda, Jumat (18/12) terlihat di sekeliling bangunan rumah adat yang telah berdiri saat ini di sekeliling bangunan telah di pagar dinding beton,juga di halaman depan rumah adat dari pintu gerbang masuk sampai mendekati lokasi tangga rumah adat telah dipasang dan dibangun lantai paving blok.
Telah ada juga jaringan instalasi listrik yang terpasang dibangunan tersebut serta terlihat juga dua buah tedmon air warna kuning telor berukurun cukup besar di samping bangunan.
Sementara untuk melihat apa saja isi yang ada dalam bangunan rumah adat, portal ini tidak bisa melihat kedalam saat dikunjungi karena semua pintu terlihat terkunci.
Keberadaan rumput liar yang telah mulai meninggi di sekeliling bangunan sekaligus terlihat telah mulai memblukar yang terdapat di sekeliling bangunan rumah adat, bahkan diatas paving blokpun ditumbuhi rumput liar, menimbulkan kesan keberadaan rumah adat ini tampak tak terawat.
Diduga selain faktor musim penghujan yang menyebabkan keberadaan rumput liar di lokasi rumah adat berada cepat meninggi, belum ditunggu atau ditempatinya rumah adat hingga saat ini, membuat kondisi rumah adat terkesan terbengkalai.
Kepala Dinas Pariwisata Darmawan mengatakan keberadaan rumah adat selain memang telah diserahterimakan ke pihaknya yaitu dinas pariwisata, diakui oleh dirinya memang hingga saat ini rumah ada yang dimaksud belum ditempati, alasan yang dikemukakan yaitu karena belum adanya rumah jaga yang dibangun.
“Soal rumput liar, kami akan berkoordinasi dengan Kepala Bidang Kebudayaan untuk segera dibersihkan,” ujarnya. (DK)