Gambar_Langit Gambar_Langit

Dugaan Penggelembungan Suara, Kader Demokrat Kawal Pleno di Kecamatan Sukarame

waktu baca 2 menit
Minggu, 3 Mar 2024 23:44 0 36 Redaktur Romadon

Palembang, Pelita Sumsel – Tim Pemenangan Partai Demokrat Sumsel melakukan pengawalan terhadap hasil pleno pemilihan Anggota DPR RI, khususnya di Kecamatan Sukarami, Palembang.

Hal tersebut dilakukan menyusul adanya dugaan penggelembungan suara yang terjadi di Kecamatan Sukarami, Palembang, pada Minggu, 3 Maret 2024.

Koordinator Tim Pemenangan Demokrat DPR RI, Marhali Sutomo, mengatakan mereka telah membawa bukti C1 dan akan mencocokan dengan rekab B yang dilakukan PPK Kecamatan Sukarami.

“Bila tidak sesuai dengan data C1 kami, maka kuat dugaan adanya indikasi penambahan suara untuk caleg tertentu. Hal ini kami tolak dengan tegas,” ungkapnya, Minggu (3/3/2024)

Oleh karena itu, dengan adanya pengawalan yang dilakukan bertujuan agar perhitungan yang dilakukan di tingkat PPK kecamatan sama dengan hasil di TPS tingkat DPR RI.

“Ini merupakan komitmen kai dari Partai Demokrat,” katanya.

Sejauh ini, berdasarkan tim hasil perhitungan sementara sudah sesuai dengan pleno. Namun, terdapat temuan salah perhitungan di TPS oleh KPPS di tingkat DPR RI.

“Kami melihat adanya unsur kesengajaan di beberapa TPS yang dilakukan KPPS mengenai penambahan suara. Maka akan kita lihat nanti sama atau tidaknya dengan data yang di kita,” ujarnya.

Ia bilang, bila ada benar adanya dugaan penggelembungan suara ini maka dapat mengancam Partai Demokrat. Khususnya di tingkat DPR RI.

“Tentu ini sangat merugikan Partai Demokrat, sehingga harus dilakukan pengawalan,” tuturnya.

“Bila hasilnya berbeda dengan data di lapangan, kami akan meminta perhitungan ulang surat suara itu,” tambahnya.

Sementara itu anggota DPR dan juga caleg DPR RI dari Dapil Sumsel I Partai Demokrat, Ishak Mekki, mengatakan telah mendapatkan informasi adanya dugaan pelanggaran yang terjadi dalam perhitungan suara di Kecamatan Sukarami, Palembang.

“Kami mendapatkan informasi bahwa semalam, Sabtu 2 Maret 2023 adanya dugaan pelanggaran yang terjadi di PPK Kecamatan Sukarami, dan dugaan kita adanya permainan,” tegas Ishak

Maka dari itu, tim pemenangan melakukan pengawalan dengan membawa beberapa bukti di lapangan untuk disamakan dengan hasil yang diperoleh PPK Sukarami nantinya. (DN)

LAINNYA