Home / NEWS / NASIONAL / Korem 044/Gapo Pamerkan Tiga Tehnologi Pencegahan Karhutla

Korem 044/Gapo Pamerkan Tiga Tehnologi Pencegahan Karhutla

JAKARTA, PelitaSumsel.com – Selama tiga hari mulai tanggal 3 s.d 5 Oktober 2016 Gapo Army Team Of Research (GATOR) Korem 044/Gapo mengikuti pameran Beli Indonesia yang diselenggarakan oleh Menteri Koperasi dan UKM RI yang bertempat di Nareswara Room Smesco Building Jakarta.

Pameran tersebut dibuka langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Bapak Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dilanjutkan meninjau Stand pameran yang diikuti sekitar 60 Stand dari berbagai perusahaan, Korem 044/Gapo menyajikan hasil temuan Gator berupa tehnologi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yaitu Bios 44, Nusantara Gapo 44 Dan Gapo Oil 44.

Stand Korem 044/Gapo yang menampilkan ketiga produk tersebut banyak didatangi pengunjung khususnya dari kalangan pengusaha dan masyarakat umum yang ingin mengetahui produk yang dihasilkan oleh Tentara, bahkan para pengunjung banyak yang menyampaikan kekagumannya, yang mana Tentara kok bisa membuat teknologi yang begitu bagusnya dan belum ditemukan oleh team/ahli sebelumnya, hal ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri Korem 044/Gapo.

Bios 44 yang merupakan agen hayati untuk mempercepat pembusukan material organik lahan gambut yang berfungsi untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan gambut, Nusantara Gapo 44 merupakan terapan tehnologi penanganan kebakaran dengan menggunakan cairan yang berbentuk busa anti api yang digunakan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan, sedangkan Gapo Oil 44 merupakan bahan bakar rekayasa berbasis limbah.

Dalam acara pameran Beli Indonesia di Smesco Building Jakarta tersebut personel Korem 044/Gapo yang mengikuti sebanyak 5 orang dipimpin oleh Kasiter Korem 044/Gapo Letkol Inf Feridian Prabawa.(Ril/Daf)

Bagikan Ini Di :

About Redaktur Pelita Sumsel

Media Informasi Terkini Sumatera Selatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.