Home / DAERAH / Peletakan Batu Pertama Pembangunan TPA Al-Falah
Foto : Pejabat OKI saat letakan batu Pembangunan TPA Al-Falah, selasa (28/9/2021)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan TPA Al-Falah

Kayuagung, Pelita Sumsel – Kasdim 0402/OKI Mayor Chk Ernanda Laksanawan, hadiri peletakan batu pertama pembangunan Gedung TPA Al-Falah yang bertempat di Komplek Mandiri Kelurahan Paku Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan Selasa (28/09/2021).

Ketua Panitia Pembangunan TPA Al-Falah. Lettu INF Ahmad Taupik dalam laporannya mengatakan pembangunan Gedung TPA tersebut akan dibangun di lahan milik KODIM 0402 OKI-OI gedung yang akan di bangun berukuran 6 X 6 Meter dengan rincian dana yang akan di butuhkan lebih kurang Rp72 Juta, dan pembangunan pagar TPA 20 X 20 Meter dana yang akan di butuhkan Rp29 juta.

Adapun dana yang ada saat ini sebesar lebih kurang Rp23 juta. Batu bata yang sudah ada sebanyak 15 ribu buah, koral sebanyak 6,5 kubik, pasir 2 mobil dump Truck, semen sebanyak 210 sak.

“Ini semua dari swadaya murni masyarakat,” ujarnya,

Ia mengharapkan kedepan pembangunan TPA AL-Falah tersebut semoga cepat selesai, untuk penyelesaian pembangunan gedung ini perlu dukungan dari masyarakat Kelurahan Paku khususnya Warga Komplek Mandiri, Perwira dan Perintis.

Dandim 0402 OKI yang diwakili Mayor Chk Ernanda Laksanawan, engatakan mendukung penuh dan mengizinkan pembangunan TPA Al-Falah di lahan milik KODIM 0402 OKI-OI.

“Kami mewakafkan lahan milik TNI Angkatan Darat (AD) dalam hal ini Kodim 0402 OKI untuk pembangunan TPA, dan kami juga mempersilahkan pohon besar untuk di tebang yang nantinya bisa gunakan untuk membuat meja belajar di TPA. Kami mendukung penuh, pembangunan TPA tersebut.

“Dengan harapan nantinya anak-anak kita bisa baca tulis Alquran jauh dari kemaksiatan dan narkoba,” ungkapnya

Bupati OKI Iskandar SE yang diwakili oleh Kabag Kesra Pemkab OKI, Syamsudin, menambahkan berharap penuh dengan berdirinya TPA ini anak-anak nantinya bisa dan Bebas baca tulis Alquran tentunya bisa menjadi imam dalam keluarga dan bisa memimpin baca yasin di lingkungannya, mereka nanti akan terlindung serta menjauhkan anak-anak dari kenakalan remaja dan pengaruh narkoba.

“Dengan mendekatkan diri pada agama dan baca Alquran, insyaallah perkaderan generasi Alquran akan tetap ada,” kata Kabag Kesra.(arl)

Bagikan Ini Di :