Home / DAERAH / HD : Ekonomi Sumsel Tetap Tangguh di Tengah Pandemi Covid-19

HD : Ekonomi Sumsel Tetap Tangguh di Tengah Pandemi Covid-19

 

Palembang, Pelita Sumsel – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru bersama para kepala daerah lainnya di Indonesia, mendengarkan langsung  arahan Presiden RI Joko Widodo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) terkait dengan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah 2020  yang dilaksanakan secara virtual.

Ketika dibincangi disela-sela rakornas ini Herman Deru menyebut,  meski dilakukan secara virtual namun tidak mengurangi makna yang hendak dicapai. Utamanya di dalam setiap pengadaan jangan sampai terjadi kesalahan karena ketidakpahaman. Untuk itu  Presiden memberikan arahan secara khusus.

“Melalui kegiatan rakornas ini, Presiden  mengajak Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/kota untuk memahami dengan benar tentang kebijakan, prosedur dan aturan yang memuat legalitas pengadaan barang dan jasa. Karena itu penting bagi stakeholder untuk faham  tentang kebijakan, prosedur, serta aturan utamanya terkait dengan pengadaan utamanya di tengah pandemi saat ini,” ucap Gubernur Herman Deru

Herman Deru menyebut, ditengah pandemi covid 19 saat ini dibutuhkan kerja keras agar sektor ekonomi tetap bertahan, untuk itu perlu didorong Industri  Kecil Menengah (IKM) dan UMKM untuk berinovasi dalam memaskan produknya.

“Ekonomi Sumsel dapat bertahan di tengah pandemi saat ini juga didorong oleh IKM dan UMKM ini,” imbuhnya.

Sementara itu Presiden Joko Widodo saat membuka Rakornas secara virtual dari Gedung Kepresidenan Bogor menyebut, tantangan di tengah pandemi covid-19 sangat sulit. Karena itu dia mengajak pemerintah daerah untuk  tetap membangun ekonomi di tengah wabah pandemi dengan meningkatkan pembelanjaan pada sektor UMKM.

“Kita akan dorong pemerintah daerah memaksimalkan sektor belanja pemerintah agar ekonomi Indonesia tetap dalam kondisi aman,”ucap Jokowi.

Presiden juga menyebut pembelian produk dalam negeri memberikan efek besar dalam mendongkarak pergerakan ekonomi nasional.  Proses belanja ini diminta agar serius dilakukan dengan tingkat yang lebih tinggi dan tidak sekedar formalitas saja.

“Pembelian produk dalam negeri memiliki multi efek yang besar terhadap pergerakan ekonomi nasional. Ini harus dimaksimalkan dengan baik,” ucap Jokowi.(Ron)

Bagikan Ini Di :
HUT OKU