Home / ADVERTORIAL / Walikota dan DPRD Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden pada Paripurna ke 11 Persidangan II
Suasana rapat paripurna ke 11 Masa Persidangan II Tahun 2020 dengan agenda Penyampaian Raperda tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 oleh Walikota Palembang.

Walikota dan DPRD Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden pada Paripurna ke 11 Persidangan II

Palembang, Pelita Sumsel-Ketua DPRD Kota Palembang bersama Walikota Palembang dan jajarannya bersama-sama mendengarkan pidato kenegaraan oleh Presiden RI Joko Widodo, Jumat (14/8/2020). pada rapat paripurna ke 11 Masa Persidangan II Tahun 2020 dengan agenda Penyampaian Raperda tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 oleh Walikota Palembang.


“Untuk itu kita bersama-sama mendengarkan pidato kenegaraan dari Presiden Joko Widodo, dan dilanjutkan dengan Paripurna penyampaian raperda APBD Perubahan oleh walikota Palembang,”ungkap Zainal Abidin SH, Ketua DPRD Kota Palembang.


Lanjutnya, Dalam pidato kenegaraan ini, Presiden Jokowi meminta kita diseluruh indonesia untuk terus bangkit meski perekonomian diseluruh dunia sedang turun. “Tentu kita harus menciptakan inovasi dan mencari peluang agar bisa meningkatkan perekonomian, dan tentu dengan jaminan keamanan, kesehatan dan melakukan protokol kesehatan agar bisa menarik minat para investor, sehingga bisa sesuai dengan yang diharapkan oleh presiden dalam pidato kenegaraannya,”tuturnya.

Sementara untuk Paripurna hari ini ia mengatakan pihaknya mendengarkan rancangan APBD Perubahan oleh Walikota Palembang. “Tadi sebelum Rapat Paripurna kita sudah lakukan penandatangan persetujuan bersama Kebijakan Umum anggaran (KUA) dan Prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) dengan Walikota Palembang dan nantinya akan jadi RKA di OPD-OPD,” katanya.

Dia menjelaskan, jika dalam Rancangan APBD Perubahan yang disampaikan oleh walikota ada pegurangan ada penambahan, dan yang jelas karena dampak pandemi covid 19 ini menyebabkan kita ada pengurangan APBD hampir 600 Miliar.


“Estimasi kita di APBD Induk PAD 1,8T dan sekarang Rp 1,190 T, ini karena ada pengurangan dan pengalihan untuk penanganan pandemi covid 19, jadi ini sudah disahkan dan akan dibahas nanti dikomisi-komisi,” ucapnya.

“Dalam Rancangan APBD Perubahan ini, anggaran yang diminta rekofusing 50 persen untuk penanganan Covid 19 waktu itu dikembalikan anggaran itu, namun meski begitu anggaran covid 19 tetap ada dan tetap jadi prioritas,”Jelasnya.

Sementara Itu, Walikota Palembang H Harnojoyo berharap pada paripurna ke 11 Masa Persidangan II ini semua anggota dewan bersama mitra terkait segera melakuakan pembahasan.

“Harapannya Rancangan APBD Perubahan ini segera dibahas Anggota DPRD Kota Palembang sehingga bisa segera disahkan menjadi perda yang bisa direalisasikan untuk penggunaannya,”tutupnya. (Adv/Putra)

Bagikan Ini Di :