Home / DAERAH / OKU RAYA / OKU SELATAN / Rakyatnya Duduk Ngemper Saat Urus KTP di Kantor Capil

Rakyatnya Duduk Ngemper Saat Urus KTP di Kantor Capil

OKU Selatan, Pelita Sumsel — Hampir setiap hari di padati oleh masyarakat dari berbagai daerah di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, yang ingin membuat Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga (KTP-KK) kantor Catatan Sipil (Capil) Kabupaten OKU Selatan.

Hal ini membuat pihak terkait harus berbenah serta mencari gagasan trobosan bagaimana membuat masyarakat merasa nyaman saat mengurus KTP atau KK di kantor Capil saat ini atau membangun kantor UPTD perwakilan di setiap kecamatan supaya kepadatan yang sering terjadi saat ini di kantor capil bisa di kurangi kedepan, apalagi saat ini masih dalam suasana Covid 19.

Selain terlihat selalu ramai serta padat dalam beberapa minggu terakhir, demi mengurus KTP serta KK sebagian masyarakat harus duduk ngemper di lantai karena terbatasnya tempat duduk yang ada serta di sediakan oleh pihak Capil OKU Selatan.

Belum ditambah cuaca panas saat siang hari di luar kantor hal tersebut tentu dirasakan tidak nyaman bagi masyarakat yang berurusan di kantor capil yang ada saat ini. Seperti yang terpantau oleh Pelita Sumsel, Kamis (13/8).

Menurut Ujang, salah satu warga banding agung Ranau, yang dihari tersebut ingin membuat KTP, jika kedepan ada baiknya Pemerintah Daerah Membangun Kantor UPTD Capil di setiap kecamatan.

“Agar masyarakat yang ingin membuat KTP tidak perlu jauh jauh ke kota Muaradua,selain jaraknya cukup jauh juga untuk mengurangi kepadatan di kantor capil seperti saat ini, “ujarnya.

Rika warga lainnya menyampaikan harapan yang sama pihak capil khususnya untuk membangun kantor UPTD perwakilan.

“Selain antri past juga dudukpun ada yang harus ngemper dilantai depan kantor karena terbatasnya tempat duduk bagi warga yang ada datang,sementara warga tidak boleh masuk kedalam, “ucapnya.

Kepala Dinas Capil Kabupaten OKU Selatan,Dra Lia, di konfirmasi mengatakan untuk membangun UPTD perwakilan akan di pikirkan oleh pihaknya.

“Kedepan kita mungkin akan mendirikan UPTD perwakilan tersebut jika memang bisa, saat ini kita masih melihat juknisnya yang mengatur bagaimana, “tuturnya.

Soal terbatasnya tempat duduk bagi warga yang ada di depan kantor dan untuk membangun tempat ruang tunggu yang nyaman di depan kantor bagi masyarakat yang datang.

“Kita masih terkendala terbatasnya anggaran di kantor ini, “pungkasnya. DK

Bagikan Ini Di :