Home / DAERAH / Pemprov Sumsel Realisasikan BPPNT Dari Kemensos Selama 6 Bulan

Pemprov Sumsel Realisasikan BPPNT Dari Kemensos Selama 6 Bulan

 

Palembang, Pelita Sumsel – Pemerintah Provinsi telah merealisasikan bantuan pangan non tunai (BPPNT) dari Kementrian Sosial (Kemensos) selama enam bulan dengan tersalurkan sebanyak 100 persen kepada warga miskin di wilayah Sumsel yang terdata di Badan Pusat Statistik (BPS).

‘‘Kami telah salurkan bantuan dari Kemensos kepada warga Sumsel yang membutuhkan di tengah pandemi Covid-19,’’ ujar Gubernur Sumsel, Herman Deru, Minggu (5/7).

Dirinnya menjelaskan jika pemberian bantuan tersebut berskala setiap bulan, sebelumnya disalurkan per triwulan sebesar Rp 600.000 namun sejak Covid-19 sekma berubah menjadi per bulan sebesar Rp 200. Selain itu warga yang mendapatkan bantuan dari Kemensos pada tahun 2020 merupakan warga miskin yang telah diverifikasi.

“Bansos Kemensos tetap disalurkan secara by name by address mereka yang telah tercantum disana. Saat ini sekitar ratusan kepala keluarga (KK) yang terdampak Covid-19,”jelasnya.

Untuk Pemprov Sumsel sendiri menganggarkan dana sebesar Rp 24 Miliar atau 33 persen yang akan digunakan untuk bantuan ke daerah dan dapur umum selama pandemi dan juga sebagai dana cadangan untuk memback up jika daerah bila tiba-tiba tidak memiliki uang. Sebab penyaluran dari provinsi bergantung pada APBD di daerah.

“Saat ini Dinas Sosial baru realisasikan anggaran 8 miliar bantuan ini juga sifatnya wait and see, jadi kalau ada masyarakat yang terdampak dan belum mendapat bantuan tentu akan kami teruskan ke kabupaten kota apa masalahnya,’’ jelasnya.

Selain itu dengan seringnya terjadi data penerima bantuan mengalami tumpang tindih, diakuinya jika hal tersebeut tidak dapat dihindari. Walaupun begitu Herman Deru mengingatkan kabupaten kota bersama BPS dapat memantau perubahan data warga yang penerima bantuan tersebut.

“Kalaupun bisa dihindari jangan overlapping kalau bisa dihindari tapi itu sulit, untuk tidak over lap itu sulit pasti ada yang overlap artinya data lama data baru kadang-kadang data lama data baru kasih semua kira-kira begitu,”tutupnya. (RN/TA)

Bagikan Ini Di :
HUT OKU