Home / NEWS / HUKRIM / Tiga Kasus Besar Atensi Pimpinan Berhasil Diungkap Satuan Reskrim Polrestabes Palembang

Tiga Kasus Besar Atensi Pimpinan Berhasil Diungkap Satuan Reskrim Polrestabes Palembang

Palembang, Pelita Sumsel – 

 

 

Tiga kasus besar yang sempat viral di media sosial selama sebulan terakhir (Oktober_red) berhasil diungkap Satuan Reskrim Unit Ranmor dan Tekab Polrestabes Palembang, pimpinan Iptu Novel Siswandi Kurniawan SH dan Iptu Tohirin SH. Dengan barang bukti berupa sepucuk senjata api rakitan warna silver berikut berisi tiga amunisi aktif, sepucuk kunci retel T dan Y, sepasang sepatu warna coklat, satu unit sepeda motor Honda Beat, Spion Honda CBR, STNK Sepeda Motor dari tangan tiga tersangka, yaitu Novel (40), Panji Septiadi (31) dan Muhammad Faizal (35).

 

 

“Ya, ketiga tersangka ini kita ringkus d tempat berbeda. Mereka ini merupakan residivis dan perkaranya sempat viral di media sosial selama satu bulan terakhir, tepatnya akhir bulan September,” Papar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Yon Edi Winara didampingi Wakasat Reskrim, AKP Ginanjar Aulia Sukmana saat press release, Jumat (18/10).

 

 

Dikatakan Yon, pengungkapan kasus ketiga tersangka ini, setelah dilakukan operasi 3C (Curat, Curas dan Curanmor), yang dilaksanakan mandiri keperwilayah Polda Sumsel bulan lalu.

 

 

“Setelah dari operasi terus, kami tetap melanjutkan kerjaan kita, penyelidikan, penyidikan dan pengungkapan. Yang mana kasus atensi belum terungkap, yang belum terkaver seluruhnya, menjadi prioritas segera mungkin diungkap. Alhasil, ketiga tersangka inilah yang berhasil kita tangkap. Dan masih terus kami kembangkan kasusnya,” ujar Yon.

 

 

Ketiga kasus yang sempat viral dari mereka ini, tidak lain perkara jambret yang menyebabkan korban Lidia Septian meninggal dunia, saat mengejar pelaku. Korban terjatuh dan terkena benturan, sehingga menghembuskan nafas terakhirnya.

 

 

“Tersangka Panji Septiadi ditangkap di tempat persembunyiannya di daerah Baturaja,” jelasnya.

 

 

Sebelumnya juga pembunuhan yang menimpa DJ Muda ditempat hiburan Darma Agung.

 

 

“Korbannya juga meninggal dunia dengan beberapa luka tusuk. Alhamdullilah, kasusnya sudah terang benderang, karena salah satu tersangka berhasil ditangkap. Kini masih kami kembangkan,” ungkapnya.

 

 

Terakhir, lanjut Yon, penembakan terhadap security dikantor notaris. Dimana saat patroli di datangi tiga orang pelaku menggunakan sepeda motor. Kemudian tegur satpam dan langsung mengarahkan senjata api ke korban, ambil sepeda motor.

 

 

“Hasil pengembangan Unit Ranmor juga, ternyata tersangka Novel pemain Curanmor. Pengembangan Polres Prabumulih, sudah ada kabar bahwa dua rekan tersangka Novel berhasil ditangkap disana. Itu diiringi dengan kasus curanmor lainnya, sekarang masih dalam pengembangan koordinasi pihak Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel,” tandas Yon, menutup wawancara. (sel)

Advertisement
Bagikan Ini Di :