Home / DAERAH / PAGAR ALAM / Nasib “Si Gajah” Di Gedung Juang

Nasib “Si Gajah” Di Gedung Juang

Palembang, Pelita Sumsel – Kota Pagaralam memang telah dikenal dengan peninggalan zaman megalitikum, dibuktikan dengan temuan arca-arca yang tersebar di Kota Pagaralam dan Kabupaten Lahat.

Temuan yang paling menarik adalah megalitik yang dinamakan Batu gajah, yakni sebongkah batu berbentuk telur, berukuran panjang 2,17 m, dan dipahat pada seluruh permukaannya dengan menyesuaikan keadaan bentuk batu.

Megalitik Batu Gajah yang berada di pinggir pagar Gedung Juang Pagaralam tersebut sepertinya ditelantarkan. Bagian matanya telah diwarnai putih, oleh oknum tak bertanggung jawab seperti yang dikatakan Budayawan Vebri Al Lintani, Minggu (1/7)

“Saya kemarin datang kesana, saya sedih saat melihat tinggalan sejarah ini diwarnai dengan cat dibagian matanya, entah oleh siapa,”ujar vebri.

Sementara itu Menurut penggiat sejarah dan budaya Besemah, Mady Lani bahwa tak sepantasnya batu bersejarah tersebut ditelantarkan. Batu ini merupakan salah satu tinggalan megalit di tanah Besemah, Pagaralam, diletakkan di halaman Gedung Juang sesuai lokasi penemuan pertama kali Batu Gajah itu.

“Saya berharap agar Walikota terpilih dapat memperhatikan patung ini dengan membuat pagar dan atap sehingga terjaga dari tangan jahil yang dapat merusak nilai sejarahnya,” ungkap Mady

Mady menambahkan tepatnya di belakang gedung juang atau di halaman masjid ada satu lagi yakni Batu Lumpang yang juga ditelantarkan, Berada di dekat tumpukan pasir. Di sebelahnya lagi, seharusnya ada Batu Kodok, tapi sudah dipindahkan di depan kantor KUA

Berikut  daerah temuan arca-arca yang tersebar di Kota Pagaralam dan Kabupaten Lahat seperti Tebatsementur (Tanjungtebat), Tanjung Menang-Tengahpadang, Tanjungtebat, Pematang, Ayik Dingin, Tanjung beringin, Karangindah, Tinggiari Gumai, Tanjungsirih, Padang Gumay, Pagaralam, Geramat Mulak Ulu, Tebingtinggi-Lubukbuntak, Nanding, Batugajah (Kutaghaye Lame), Pulaupanggung (Sekendal), Gunungmigang, Tegurwangi, dan Airpur. (ril/fly)

Bagikan Ini Di :